Pada Minggu, 24 Agustus 2025, pukul 20.00 hingga 21.15 WIB, Majelis Kajian Tafsir Rahmatan lil 'Alamin yang berlokasi di Dermo, Bangil, menyelenggarakan kajian tafsir Al-Qur'an yang disampaikan oleh **Prof. Dr. Husein Aziz, M.Ag**. Acara ini berfokus pada pembahasan **Surat Al-Fajr**, surat ke-89 dalam Al-Qur'an.
Dalam kajian tersebut, Prof. Husein Aziz menjelaskan secara mendalam tentang makna dan pelajaran yang terkandung dalam Surat Al-Fajr. Beliau menguraikan berbagai sumpah yang disebutkan di awal surat, seperti sumpah demi fajar, malam yang sepuluh, dan malam ketika berlalu. Sumpah-sumpah ini, menurut beliau, mengisyaratkan keagungan ciptaan Allah SWT dan menegaskan bahwa kebenaran akan selalu datang, sebagaimana datangnya waktu fajar setelah malam yang panjang.
Selain itu, Prof. Husein juga menyoroti kisah-kisah kaum terdahulu yang disebutkan dalam surat ini, seperti kaum 'Ad dan kaum Tsamud. Kisah-kisah tersebut, jelasnya, berfungsi sebagai peringatan bagi manusia agar tidak terjerumus ke dalam kesombongan, kezaliman, dan pengingkaran terhadap kebenaran. Beliau menekankan bahwa kekuasaan, kekayaan, dan kekuatan fisik tidak akan pernah bisa menyelamatkan seseorang dari azab Allah jika mereka berbuat kerusakan di muka bumi.
Kajian ditutup dengan penjelasan Prof. Husein Aziz tentang kondisi jiwa manusia di akhirat, di mana jiwa yang tenang (**_an-nafs al-muthma'innah_**) akan dipanggil oleh Allah untuk kembali kepada-Nya dengan penuh keridaan. Beliau mengajak para jamaah untuk senantiasa berintrospeksi dan berusaha menjadi pribadi yang memiliki jiwa tenang dengan cara meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak amal saleh. Kajian berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme dari para peserta yang hadir.

No comments:
Post a Comment